Home » berita » SISWA SMA/SMK DI BEKASI DIBEKALI ILMU UNTUK PERAN DI ABAD KE 21

SISWA SMA/SMK DI BEKASI DIBEKALI ILMU UNTUK PERAN DI ABAD KE 21

BEKASI – Seperti yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya http://school.bsi.ac.id/2020/02/12/siswa-sma-smk-sekota-pontianak-di-dibuat-melek-digital/, Peran aktif dari Kampus atau Lembaga Pendidikan untuk membekali siswa SMA/SMK yang nantinya berperan aktif di Generasi Abad ke 21 sangat dibutuhkan guna menjadi Generasi yang Kreatif dan Kritis dalam menggunakan Media Informasi Digital.

Salah satu kampus di Bekasi yang berperan aktif untuk mewujudkan Generasi yang Kreatif dan Kritis dalam menggunakan Media Informasi Digital  yaitu Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bekasi dengan mengadakan Seminar Nasional BSI Digination.  Tema Seminar Nasional ini yaitu  Era Digital “Tantangan dan Peluang Generasi Milenial”  yang bertempat di Aula UBSI Kampus Bekasi. Kamis, (20/02/2020)

Panitia seminar Nasional ini mendatangkan 2 Narasumber, yaitu Achmad Baroqah Pohan selaku Head of Manager Communication BSI Group dan Andhika Wijaya Kurniawan selaku CEO & Founder AWK Academy International & Pakar Digital Marketing.

Tidak hanya dari kalangan umum & Mahasiswa yang hadir dalam seminar nasional ini, dari kalangan siswa/siswi SMK/SMA pun ikut berpartisipasi, tak lain karena tema yang diangkat pada seminar ini sangat penting bagi mereka untuk bekal di masa depan kelak.

Siswa-siswi yang hadir di seminar nasional ini yaitu dari sekolah SMK Bina Karya Mandiri 2, SMK Mutiara Baru, SMK Al-Muhadjirin 2, SMK Sumber Permata Bangsa, SMA Bani Saleh, SMK Al-Muhtadin, SMK Daya Utama, SMK Mandalahayu II, SMAN 19 Bekasi, SMKN 2 Kota Bekasi, SMA Taman Siswa Bekasi, SMK Bisnis Informatika, SMK Mutiara Baru, SMKN 3 Bekasi, SMK Taman Siswa, SMK-AlMuhadjirin 1, MAN 2 Kota Bekasi, SMAN 8 Bekasi, SMK Karya Bahana Mandiri, SMK Karya Bahana Mandiri, SMK Yapin, SMK Al-Bahri, SMAN 3 Bekasi dan Guru pendamping dari tiap setiap sekolah.

Pada seminar ini dijelaskan bahwa Sekarang internet menjadi kebutuhan primer yang banyak digunakan oleh generasi milenial salah satunya untuk berbisnis (digitalpreneur), Namun generasi milenial juga harus bisa membedakan mana konten yang hoax dan fakta untuk meminimalisir kerugian diri sendiri maupun orang banyak.

Anggi Putri Pertiwi dari SMK Al-Bahri mengaku senang mengikuti seminar ini karena bisa menambah wawasan. “Jadi disini saya bisa tahu, tantangan dan peluang di era generasi milenial,” ungkapnya saat ditanya usai acara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *